Ain Koto Minta Maaf Atas Insiden Pelecehan Terhadap Vokalis R.A.S.Y.A di Atas Panggung

Ain Nasriko alias Ain Koto, pria yang diduga melecehkan vokalis perempuan band R.A.S.Y.A di atas panggung dalam sebuah acara musik di Kalimantan Tengah, resmi menyampaikan permintaan maaf secara terbuka pada Selasa, 22 September 2026. Permintaan maaf disampaikan melalui dua tahap — video pernyataan resmi yang diunggah di media sosial, serta pertemuan langsung dengan sejumlah tokoh di Kalimantan Tengah.

Latar Belakang Insiden

Insiden ini sebelumnya viral setelah vokalis R.A.S.Y.A, Natasha, mengungkapkan pengalamannya melalui akun TikTok band mereka. Ia menceritakan bahwa saat band baru mulai tampil di sebuah acara amal untuk karhutla di Kalimantan Tengah — acara yang mereka ikuti dengan membayar sendiri biaya partisipasi — seseorang mendatangi panggung dan menyodorkan celana dalam wanita di hadapannya di depan banyak penonton.

Natasha mengaku sempat tidak bisa mengontrol emosi, namun berhasil menahan diri untuk tetap melanjutkan penampilan. Ia juga menyampaikan bahwa setelah insiden, pelaku disebut masih membela diri dan menyebut mereka “baperan”.

Permintaan Maaf Pertama: Video Pernyataan Resmi

Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Ain Koto menyampaikan pernyataan resmi dan permintaan maaf kepada Natasha dan R.A.S.Y.A Band, serta seluruh masyarakat Palangkaraya dan Kalimantan Tengah.

“Pada hari ini, Selasa, 22 September 2026, dari lubuk hati yang paling dalam, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Natasha dan R.A.S.Y.A Band atas perbuatan yang saya lakukan,” ujar Ain dalam videonya.

Ia menjelaskan bahwa perbuatan tersebut dilakukan secara spontan tanpa ada kesengajaan untuk menjatuhkan harkat martabat perempuan, kesenian, maupun masyarakat Kalimantan Tengah. “Tidak ada maksud untuk melakukan pelecehan apa pun,” tegasnya, sekaligus berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Permintaan Maaf Kedua: Menemui Tokoh Secara Langsung

Tidak berhenti pada video, Ain Koto kemudian mendatangi sejumlah tokoh di Kalimantan Tengah secara langsung untuk menyampaikan permintaan maaf di hadapan mereka. Pihak-pihak yang ditemui antara lain DPD FORDAYAK Kota Palangka Raya yang diwakili Bapak Dr. Kilat Kasanang, M.Th., didampingi Pembina FORDAYAK Bapak Chendana Putra, serta Ketua Dewan Kesenian Kota Palangka Raya Ibu Tris Sofia Wartina, S.T., M.Si., bersama Sekretaris Bapak Hadi Saputra.

Di hadapan para tokoh tersebut, Ain mengakui bahwa apa yang ia lakukan adalah salah dan menyatakan penyesalan yang sungguh-sungguh.

“Kami tidak ingin mencari alasan. Kami memilih untuk mengakui kesalahan dan belajar dari kejadian ini,” tulisnya dalam unggahan di Instagram.

Ain juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pelaku seni, para musisi, para senior, dan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah atas kegaduhan yang ditimbulkan dari insiden tersebut.

“Kami jujur, tidak pernah ada niat untuk menyakiti atau merendahkan siapa pun. Semua terjadi secara spontan. Tetapi kami sadar, niat tidak menghapus akibat dari sebuah perbuatan,” tulisnya.

Catatan Redaksi

Indomusikgram sebelumnya telah memberitakan insiden ini berdasarkan pernyataan yang diunggah oleh vokalis R.A.S.Y.A melalui akun TikTok resmi band mereka. Permintaan maaf yang disampaikan Ain Koto ini merupakan perkembangan terbaru dari kasus tersebut.

Scroll to Top