Tonewaves Hadirkan Warna Baru Lewat “Parfum”, Lagu tentang Kenangan yang Kembali Lewat Aroma

Band pop asal Bandung, Tonewaves, kembali dengan sesuatu yang sedikit berbeda. Single terbaru mereka, “Parfum”, hadir bukan dengan melankolia yang selama ini menjadi warna khas mereka — melainkan dengan kehangatan, keceriaan, dan perasaan jatuh cinta yang ringan di dada.

Sebuah pergeseran yang terasa segar, dan terasa tepat waktunya.


Ketika Satu Aroma Membawa Segalanya Kembali

Ada momen-momen kecil dalam hidup yang tiba-tiba membawa kamu kembali ke suatu tempat dan waktu tertentu — tanpa peringatan, tanpa persiapan. “Parfum” bercerita tepat tentang momen itu.

Bukan pertemuan yang dramatis, bukan kenangan yang dibuka dengan sengaja. Hanya sebuah aroma yang tiba-tiba tercium — aroma yang dulu begitu familiar, yang pernah hadir di masa-masa indah dan selalu berhasil membuat hati berbunga-bunga. Dan dalam sekejap, semua perasaan itu kembali, seolah tidak pernah pergi.

Tema yang sederhana, tapi siapa pun yang pernah mengalaminya tahu: momen seperti itu tidak pernah terasa sederhana.


Warna Baru yang Tetap Terasa Tonewaves

Bagi yang sudah akrab dengan karya-karya Tonewaves sebelumnya, “Parfum” akan terasa seperti sisi lain dari band yang sama. Nuansa melankolis yang selama ini menjadi identitas mereka diganti — atau lebih tepatnya, diistirahatkan sejenak — untuk memberi ruang pada sesuatu yang lebih hangat dan ceria.

Aransemen pop yang catchy, groove yang ringan, melodi yang cerah — semuanya berpadu membentuk lagu yang easy listening namun tetap punya kedalaman emosional khas Tonewaves. Bukan lagu yang dangkal, tapi lagu yang memilih untuk tersenyum alih-alih meratap.

Hasilnya adalah sesuatu yang terasa cocok untuk banyak situasi: menemani perjalanan, mengisi sore hari, atau hadir diam-diam di momen ketika seseorang tiba-tiba teringat pada sosok spesial — hanya karena satu aroma yang lewat begitu saja.


Dari Bandung, Siap Menjangkau Lebih Luas

Tonewaves terbentuk pada awal 2022, digawangi oleh Jan (vokal), Aziz (keyboard), Rayi (bass), dan Gian (drum). Sejak awal, mereka membangun nama lewat lagu-lagu yang berbicara tentang perasaan, dan mini album “Sekarang” menjadi salah satu bukti keseriusan mereka dalam berkarya.

Di Bandung, nama mereka sudah mulai dikenal di kalangan pecinta musik lokal. Kini, di bawah naungan Pro-M, Tonewaves bersiap untuk melangkah lebih jauh — menjangkau pendengar di seluruh Indonesia dengan karya-karya yang tidak hanya relevan secara lokal, tapi juga terasa universal dalam cara yang paling manusiawi.

“Parfum” adalah langkah pertama dari babak baru itu.


Lagu yang Menemanimu Sebelum Kamu Sadar Membutuhkannya

Kekuatan terbesar “Parfum” bukan pada lirik yang rumit atau produksi yang megah — melainkan pada kemampuannya untuk terasa dekat. Lagu ini tidak meminta banyak dari pendengarnya. Ia hanya hadir, hangat, dan membiarkan kamu mengingat sendiri siapa yang dulu membuat hidupmu terasa lebih berwarna.

Dan kadang, itulah yang paling dibutuhkan dari sebuah lagu.

Single “Parfum” dari Tonewaves kini telah tersedia di seluruh platform streaming digital.

Scroll to Top