HNATA Rilis Single “should’ve known better”, Pembuka Era Album Debut SAYONARA!

Musisi dan singer-songwriter asal Indonesia, HNATA, resmi merilis single terbaru berjudul “should’ve known better”. Lagu ini menjadi pembuka menuju album debutnya yang bertajuk SAYONARA!, yang dijadwalkan rilis pada pertengahan tahun 2026. Melalui single ini, HNATA memperlihatkan arah musikal baru yang lebih berani, enerjik, dan siap dinyanyikan bersama di panggung festival.

Mengusung nuansa high-energy electronic-pop dengan chorus yang mengudara, “should’ve known better” menjadi perkenalan awal terhadap warna musik SAYONARA! yang memadukan semangat pop elektronik dengan keintiman bedroom-pop.


Eksplorasi Emosi dan Burnout dalam Balutan Energi Pop

Di balik kemasan musiknya yang upbeat, “should’ve known better” menyimpan lirik yang personal dan reflektif. Lagu ini membahas tema imposter syndrome, kelelahan mental, serta tekanan yang kerap dirasakan oleh musisi dan kreator dalam menjalani karier kreatif mereka.

Perpaduan emosi tersebut menjadikan lagu ini terasa kontras namun jujur—sebuah ciri khas HNATA yang konsisten menghadirkan cerita personal dalam format yang tetap mudah dicerna pendengar luas.


Menandai Arah Musik Album SAYONARA!

Single ini menjadi gambaran awal dari visi besar album SAYONARA!, yang disebut HNATA sebagai proyek paling matang dalam perjalanan musiknya sejauh ini. Dengan pendekatan pop-alternative yang emosional dan modern, HNATA menempatkan dirinya di jalur pop alternatif Asia yang menggabungkan energi elektronik dengan keintiman lirik.

Album SAYONARA! akan melanjutkan eksplorasi tema tentang kegelisahan, pertumbuhan, dan dinamika emosi generasi digital—sebuah refleksi dari kehidupan musisi dan anak muda di era serba terkoneksi.

Tentang HNATA

HNATA (dibaca: Hinata) adalah musisi multi-genre yang memadukan alt-pop, R&B, dan indie rock dengan sentuhan estetika digital. Ia dikenal sebagai mantan anggota trio indie-rock PRYVT, sebelum akhirnya menempuh jalur solo dan membangun identitas musikalnya sendiri.

Sejak debut pada tahun 2019 lewat single “Slowtime”, HNATA berhasil membangun basis pendengar setia melalui karya-karya yang emosional, melodis, dan relevan dengan pengalaman anak muda—mulai dari patah hati, relasi singkat, hingga refleksi diri. Musiknya juga telah menjangkau kolaborasi lintas negara, dari Asia hingga Amerika Utara, memperkuat posisinya sebagai musisi independen dengan perspektif global.

Terinspirasi oleh nama-nama seperti Porter Robinson, Keshi, dan The 1975, HNATA kini bersiap menjadi salah satu wajah baru pop alternatif Indonesia di era streaming.

Scroll to Top