Jacson Zeran Buka Suara dan Minta Maaf ke Andmesh Kamaleng soal Pernyataan yang Menuai Sorotan

Pernyataan musisi asal Indonesia Timur, Jacson Zeran, terkait Andmesh Kamaleng menjadi sorotan setelah cuplikan siaran langsungnya di media sosial beredar luas. Dalam live tersebut, Jacson sempat menyebut Andmesh sebagai “musisi jalur voting” dan menyatakan dirinya tidak respek terhadap hal tersebut. Ucapan itu kemudian memicu perbincangan dan reaksi dari publik.

Pernyataan Jacson Zeran di Live Media Sosial

Dalam potongan video yang beredar, Jacson Zeran menyinggung Andmesh Kamaleng dengan menyebut jalur voting yang ia tempuh di awal karier. Pernyataan tersebut dinilai sensitif oleh sebagian warganet, mengingat Andmesh dikenal sebagai musisi yang memulai kariernya lewat ajang pencarian bakat dan kemudian membangun perjalanan panjang di industri musik Indonesia.

Andmesh Unggah Klarifikasi dan Tanggapan

Menanggapi hal tersebut, Andmesh Kamaleng mengunggah video klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa dirinya mengetahui pernyataan Jacson setelah menerima banyak kiriman video dari keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat. Dalam klarifikasinya, Andmesh menyebut bahwa pernyataan tersebut kemungkinan merupakan respons atas unggahan yang ia buat sebelumnya, namun disampaikan dengan pilihan kata yang kurang tepat.

Andmesh juga menegaskan bahwa dirinya tetap menaruh respek terhadap Jacson Zeran dan karya-karyanya. Ia menyebut musik Jacson memiliki dampak besar bagi masyarakat Indonesia Timur, bahkan sering ia dengarkan dalam keseharian maupun di berbagai acara. Terkait istilah “jalur voting”, Andmesh menyatakan kebanggaannya atas proses yang ia jalani, karena menurutnya tidak ada proses yang instan dalam membangun karier di industri musik.

Jacson Zeran Sampaikan Permintaan Maaf

Setelah video klarifikasi Andmesh viral, Jacson Zeran mengunggah tangkapan layar pesan pribadi yang ia kirimkan langsung kepada Andmesh Kamaleng. Dalam pesan tersebut, Jacson secara terbuka menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya di live media sosial. Ia mengakui bahwa dirinya terpancing oleh komentar warganet dan tidak mengontrol bahasa dengan baik saat siaran berlangsung.

Jacson juga menyatakan rasa hormat dan kebanggaannya terhadap perjalanan serta perjuangan Andmesh hingga berada di titik sekarang.

Balasan Andmesh: Tidak Ada Dendam, Harap Bisa Bertemu

Permintaan maaf tersebut dibalas oleh Andmesh Kamaleng dengan nada yang menenangkan. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak menyimpan rasa marah maupun tersinggung. Andmesh menyebut bahwa kesalahpahaman bisa terjadi karena belum adanya pertemuan dan komunikasi langsung di antara mereka.

Dalam pesannya, Andmesh juga menyampaikan penghormatan terhadap Jacson Zeran, keluarga, serta komunitas musik Indonesia Timur, dan berharap suatu saat dapat bertemu untuk berbincang secara langsung.

Scroll to Top