Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan bahwa kegiatan takbir keliling saat perayaan Idulfitri tetap diperbolehkan digelar di Kabupaten Pati.
Ia juga menyebut bahwa penggunaan sound horeg dalam kegiatan tersebut tidak dilarang, selama tidak digunakan secara berlebihan dan tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat sekitar.

Takbir Keliling Disebut Tradisi Tahunan
Chandra menjelaskan bahwa takbir keliling sudah menjadi tradisi yang dilakukan masyarakat Pati setiap malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri. Karena itu, pemerintah daerah tidak berencana melarang kegiatan tersebut.
Menurutnya, masyarakat tetap dapat melaksanakan takbir keliling seperti biasa, termasuk dengan menggunakan pengeras suara.
“Namanya takbir keliling kan acara tahunan yang sudah menjadi tradisi di Kabupaten Pati. Kita tidak melarang. Tidak ada larangan untuk takbir keliling,” ujar Chandra.
Meski demikian, ia mengingatkan agar penggunaan sound system tidak dilakukan secara berlebihan sehingga tidak mengganggu warga yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Penggunaan Sound Horeg Sudah Pernah Diatur
Chandra juga menyampaikan bahwa penggunaan sound horeg sebelumnya sudah pernah dibahas dan disepakati bersama antara pemerintah daerah dan para pengusaha sound system di Kabupaten Pati.
Kesepakatan tersebut tercapai pada 2 Mei 2025 saat Bupati Pati nonaktif Sudewo mengadakan pertemuan dengan para pengusaha sound horeg.
Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa aturan, salah satunya adalah perubahan istilah dari sound horeg menjadi sound karnaval. Selain itu, penggunaan perangkat suara juga dibatasi maksimal 16 subwoofer.
Pembatasan ini dibuat agar suara yang dihasilkan tidak menimbulkan getaran berlebihan yang berpotensi merusak bangunan di sekitar lokasi kegiatan.
Harap Malam Takbiran Tetap Kondusif
Selain pembatasan perangkat suara, kegiatan karnaval dengan sound system tersebut juga tidak diperkenankan menampilkan dancer seksi.
Chandra menegaskan bahwa pemerintah daerah masih mengacu pada kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.
Ia berharap perayaan malam takbiran Idulfitri 2026 di Kabupaten Pati dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan tetap menjaga kenyamanan masyarakat.
“Takbir keliling ini ritual yang membahagiakan bagi masyarakat Pati. Saya harap momen sakral ini bisa berjalan dengan baik dan kondusif,” kata Chandra.
Penutup
Dengan adanya imbauan tersebut, pemerintah berharap tradisi takbir keliling tetap dapat berlangsung meriah tanpa menimbulkan gangguan bagi masyarakat sekitar.
Penggunaan sound horeg pun tetap dimungkinkan selama dilakukan secara wajar dan mengikuti kesepakatan yang telah ditetapkan sebelumnya.


