Audry Krisvananda Tobing memulai perjalanan bermusiknya dengan sesuatu yang jarang dimiliki banyak debut: kejujuran yang tidak dibuat-buat.
Penyanyi muda asal Bali kelahiran 20 Januari 2004 ini resmi merilis single debut berjudul “Berhenti Sejenak atau Selamanya?” — sebuah lagu yang lahir dari obrolan sederhana yang perlahan berubah menjadi ruang aman, dan kemudian menjadi karya yang siap didengar dunia. Hadir dalam kolaborasi erat bersama duo producer dan songwriter BERDUA — Ricky Johanes dan Dimas Mufli Utomo — lagu ini kini tersedia di seluruh platform musik digital dan radio-radio di seluruh Indonesia.

Dari Obrolan ke Lagu
Pertemuan Audry dengan Ricky dan Dimas di awal 2026 menjadi titik mula dari sesuatu yang tidak direncanakan. Obrolan-obrolan yang terasa biasa perlahan bertransformasi — menjadi ruang di mana Audry akhirnya berani membuka cerita-cerita yang selama ini hanya ia simpan sendiri. Rasa, keraguan, pertanyaan yang tidak tahu harus disampaikan kepada siapa.
Perlahan, semuanya berubah menjadi sebuah lagu.
Bagi Audry, musik memang selalu menjadi tempat paling nyaman untuk bercerita, menuangkan isi kepala, dan menyusun perasaan yang berantakan. Dan bersama BERDUA, ia menemukan ruang untuk melakukan itu untuk pertama kalinya dalam format yang bisa didengar orang lain.
Pertanyaan di Persimpangan
“Berhenti Sejenak atau Selamanya?” berangkat dari satu pertanyaan yang terasa sangat spesifik namun sangat universal: ketika rasa masih ada, apakah kita sedang bertahan karena memang masih ada harapan — atau hanya takut melepaskan?
Lagu ini tidak dirancang untuk menjawab pertanyaan itu. Ia dirancang untuk menjadi ruang bagi siapa pun yang pernah berdiri di persimpangan yang sama.
Secara komposisi, “Berhenti Sejenak atau Selamanya?” adalah elegi tentang dua insan yang saling merengkuh, namun berdiri di atas tanah yang perlahan runtuh — sebuah hubungan yang berjalan di balik bayang-bayang tanpa restu. Di dalamnya ada kontradiksi yang sangat manusiawi: hati yang keras kepala percaya bahwa cinta mampu menembus tembok setinggi apa pun, sementara jiwa yang lelah berbisik lirih: apakah kita sedang menggenggam harapan, atau hanya memeluk luka yang kita tunda?
Bukan ratapan tentang perpisahan. Bukan pula janji tentang akhir yang bahagia. Hanya elegi bagi mereka yang terjebak di ruang remang — fase ketika rasa sayang masih membumbung utuh, namun tidak ada lagi lantai untuk berpijak.

BERDUA: Duo yang Hadir untuk Merangkai Cerita
Di balik lagu ini, BERDUA membawa pendekatan yang sejalan dengan apa yang Audry butuhkan. Duo yang terbentuk pada 10 Februari 2026 ini terdiri dari dua multiinstrumentalis yang terlibat langsung dalam setiap proses — dari menulis lagu, memproduksi, hingga memainkan instrumen dalam karya mereka.
Musik yang hangat, organik, dan emosional dengan produksi modern serta eksplorasi yang tidak dibatasi genre — itulah yang BERDUA tawarkan kepada setiap kolaborasi yang mereka masuki. Dan dalam “Berhenti Sejenak atau Selamanya?”, pendekatan itu menemukan pasangan yang tepat dalam cerita yang Audry bawa.
Debut yang Tidak Setengah-Setengah
Untuk sebuah debut, “Berhenti Sejenak atau Selamanya?” tidak mencoba menjadi sesuatu yang lebih besar dari apa adanya. Ia hanya ingin menjadi teman — bagi siapa pun yang sedang duduk diam di persimpangan, belum tahu harus ke mana, dan butuh tahu bahwa perasaan itu normal.
Single “Berhenti Sejenak atau Selamanya?” dari Audry Krisvananda Tobing kini telah tersedia di seluruh platform musik digital dan dapat didengarkan di radio-radio seluruh Indonesia.


