Jenaka Mahila Jelajahi Cinta Pertama Lewat “Memendam Suka”, Senyum-Senyum Sendiri yang Sangat Relate

Jenaka Mahila kembali. Setelah memperkenalkan sisi yang lebih dewasa dan personal lewat “Teman Sejati?” pada 2025, penyanyi dan penulis lagu muda di bawah naungan MyMusic Records ini kini melangkah ke wilayah yang belum pernah ia jelajahi sebelumnya: cinta pertama.

“Memendam Suka” resmi hadir di seluruh DSP mulai Jumat, 23 Oktober 2026 — sebuah lagu tentang rasa suka yang disimpan diam-diam, bikin senyum-senyum sendiri, dan sangat akrab bagi siapa pun yang pernah merasakan cinta monyet.


Pertama Kali Jenaka Bicara tentang Cinta

Bagi Jenaka, “Memendam Suka” bukan sekadar single baru. Ini adalah langkah pertama ke wilayah yang selama ini belum pernah ia sentuh dalam musiknya.

“Di sini itu pertama kali aku mau rilis lagu mengenai cinta-cintaan, suka-sukaan, jadi it’s a fresh start for me, like explore new things.”
— Jenaka Mahila

Jika “Teman Sejati?” lahir dari refleksi tentang persahabatan yang terasa seperti rumah namun penuh kepalsuan — dan lirik serta notasinya ia ciptakan sendiri — maka “Memendam Suka” membawa Jenaka ke nuansa yang berbeda sepenuhnya: lebih ringan, lebih manis, dan penuh dengan perasaan gemas yang sulit disembunyikan.


Teman Sebangku yang Modus Pinjam Buku

Ditulis oleh Ana Achjuman, “Memendam Suka” menangkap momen yang paling akrab dari pengalaman cinta pertama: pertama kali naksir seseorang, dan semua tanda-tanda kecil yang membuatnya terasa besar. Teman sebangku yang modus pinjam buku, rasa gengsi yang tidak bisa disembunyikan, dan malu-malu yang selalu datang mengiringi perasaan itu.

Ada satu baris yang menjadi favorit Jenaka sendiri:

“Aku suka banget yang ‘Aku mulai curiga kalau kau ada rasa, sampaikanlah saja kepadaku’, itu gemes banget. Liriknya aku suka banget, relatable banget.”
— Jenaka Mahila

Dan kalau harus merangkum seluruh lagu dalam satu kata, Jenaka tidak butuh waktu lama untuk menjawab: “Gemas.”


Kembali ke Studio Setelah Lama

Proses rekaman “Memendam Suka” datang dengan tantangannya sendiri. Jenaka jujur tentang apa yang ia rasakan saat masuk studio lagi setelah jeda yang cukup panjang:

“Kesulitannya pas aku recording lagu ‘Memendam Suka’ itu karena aku udah lama nggak recording. Jadi aku waktu itu nyoba untuk adapt to the place, karena it’s been a long time since I last stepped into a recording studio, terus aku harus kayak adaptasi lagi.”
— Jenaka Mahila

Kejujuran itu terasa sangat Jenaka — dan hasilnya membuktikan bahwa adaptasi itu berhasil.


Video Musik: Seharian Larut dalam Perasaan

Video musik “Memendam Suka” — di mana Jenaka turut terlibat dalam pengembangan konsep — memvisualisasikan lagu ini dengan cara yang paling menyenangkan: satu hari penuh yang dipenuhi senyum berbunga-bunga.

Dari kamarnya, memutar musik dan menuliskan perasaan di buku diary. Bersantai di kolam renang sambil membaca ulang tulisannya dan tersenyum sendiri. Bersepeda ke taman, menggelar bekal, dan kembali larut dalam diary. Hingga momen penutup yang paling gemas: senyum bahagianya mendadak berubah menjadi senyum canggung ketika ia tak sengaja bertemu pria yang selama ini ia tulis di diary-nya.


Dari Lagu Anak hingga Cinta Pertama

Perjalanan Jenaka di dunia musik dimulai dari “Peace Peace Peace” (2023) dan EP Jenaka Mahila (2023) yang berisi enam lagu anak bertema edukatif. Kemudian datang “Teman Sejati?” (2025) yang menandai transisi musikalitasnya menuju usia remaja dengan kedalaman emosi yang jauh berbeda dari karya-karya sebelumnya.

Kini, “Memendam Suka” menjadi langkah berikutnya — seorang remaja yang terus tumbuh, terus mengeksplorasi, dan tidak takut untuk mencoba hal-hal baru. Selain bernyanyi, Jenaka juga mahir bermain gitar dan piano, aktif di bidang tari, dan pada 2026 bersama tim dance SMP Al-Jabr Jakarta meraih juara pertama dalam kompetisi dance remaja.

Jenaka menutup dengan harapan yang tulus:

“Semoga lagunya disukain sama masyarakat Indonesia, bisa diterima, dan all the best, semoga berkah semuanya, amin.”
— Jenaka Mahila

“Memendam Suka” dari Jenaka Mahila kini telah tersedia di seluruh DSP. Video musiknya dapat disaksikan di kanal YouTube.

Scroll to Top