Bertrand Tio dan Nada Skana Rilis Single Kolaborasi “Hompimpa”, Nostalgia Masa Kecil dalam Balutan R&B dan EDM Modern

Menghidupkan Kembali Permainan Tradisional dengan Energi Musik Generasi Baru

Dua musisi muda berbakat Indonesia, Bertrand Tio dan Nada Skana, resmi merilis single kolaborasi terbaru berjudul “Hompimpa” di bawah naungan NOVA369 Labels. Lagu ini menjadi simbol pertemuan dua karakter musikal yang berbeda, memadukan R&B dan EDM dengan sentuhan edgy, fashionable, dan relevan dengan selera musik generasi masa kini.

“Hompimpa” mengajak pendengar kembali ke masa kecil yang penuh tawa, imajinasi, dan kebebasan, namun dikemas dalam produksi modern yang enerjik dan kontemporer. Lagu ini menghadirkan nostalgia tanpa kehilangan daya tarik kekinian.

Terinspirasi Permainan Tradisional, Membawa Pesan Universal

Terinspirasi dari permainan tradisional Indonesia “Hompimpa Alaihum Gambreng”, lagu ini menyampaikan pesan tentang kebersamaan, keberanian mengejar mimpi, serta keindahan menjadi diri sendiri. Melalui lirik bilingual (Bahasa Indonesia dan Inggris), Bertrand dan Nada menghadirkan karya yang tidak hanya catchy dan penuh energi, tetapi juga sarat nilai budaya dan memori kolektif lintas generasi.

Potongan lirik seperti “Ku bangun kapal kertas kecilku, berlayar mimpiku ke laut biru” hingga “True scenes, new dreams, I’m young and I’m free” merepresentasikan semangat eksplorasi, kebebasan, dan optimisme khas masa muda—pesan yang relevan bagi pendengar dari berbagai usia, mulai dari baby boomers, milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha.

Energi Musik yang Edgy dan Penuh Imajinasi

Secara musikal, “Hompimpa” dibangun dengan aransemen yang dinamis dan berkarakter. Beat EDM yang kuat berpadu dengan groove R&B yang smooth, menciptakan atmosfer yang playful sekaligus penuh percaya diri. Lagu ini mengekspresikan semangat untuk terus bergerak maju, jatuh dan bangkit kembali, serta berani bermimpi tanpa batas.

Penggalan lirik “Buat lagi tanpa henti, terus maju sampe jadi always on fire” menjadi penegasan bahwa lagu ini bukan sekadar nostalgia, tetapi juga dorongan untuk terus berkarya dan berkembang.

Visual Musik Video: Budaya Lokal dalam Estetika Modern

Music video “Hompimpa” turut menjadi daya tarik utama. Mengusung konsep kebudayaan Indonesia yang dibalut estetika modern, visualnya menampilkan kostum serta properti tradisional yang diolah secara artistik. Pendekatan visual ini memperkuat pesan nostalgia sekaligus menegaskan identitas lokal dalam konteks gaya hidup dan kreativitas generasi baru.

Melalui karya ini, Bertrand Tio dan Nada Skana tidak hanya menghadirkan lagu yang memikat secara musikal, tetapi juga sebuah perayaan budaya yang menyatukan generasi, gaya hidup, dan ekspresi diri dalam satu harmoni yang autentik.

“Hompimpa” menjadi bukti bahwa musik dapat menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini—menghidupkan kenangan, sekaligus membuka ruang bagi mimpi-mimpi baru.

Scroll to Top