Tama Yuri Rilis “Hari yang Berat”, Lagu Pengingat Lembut Untuk Mereka yang Sedang Kelelahan

Refleksi Akhir Tahun Lewat Lagu “Hari yang Berat”

Di penghujung 2025, Tama Yuri kembali merilis karya baru berjudul Hari yang Berat. Lagu ini menjadi ruang kecil untuk mereka yang menjalani tahun ini dengan kepala penuh, hati lelah, dan hidup yang rasanya berat dari hari ke hari. Hari yang Berat hadir sebagai dorongan kecil, tepat di momen banyak orang mulai mengevaluasi perjalanan panjang setahun terakhir.

Sebagai penyanyi dan penulis lagu independen, Tama Yuri membawa pendekatan yang lebih intim di lagu Hari yang Berat, sebuah karya yang ingin menemani pendengar yang sedang berusaha bertahan di tengah rutinitas dan tekanan hidup.

Makna di Balik “Hari yang Berat”

Tama menggambarkan pengalaman di lagu Hari yang Berat layaknya seorang tentara yang tetap melangkah maju meski gentar. Bukan tentang kemenangan besar atau semangat heroik, melainkan langkah pelan yang terus diambil oleh orang-orang yang memilih tetap hidup meski lelah.

Lirik seperti “Hanya hari yang berat, tak selalu tepat, pasti akan sirna” menjadi inti dari pesan lagu Hari yang Berat. Tama menyampaikan bahwa lagu ini bukan dimaksudkan untuk menghibur secara paksa, tapi sebagai pengingat bahwa perasaan lelah itu valid dan suatu saat akan berlalu.

Bagian dari Album Debut Tama Yuri

Setelah merilis beberapa judul sebelumnya seperti “Duri”, “Canggung”, “Jangan Menangis Lagi”, dan “Biasa Saja”, Hari yang Berat menjadi single kelima menuju album debut Tama Yuri yang berjudul Biar Aku Dianggap Beruntung. Album ini dijadwalkan rilis pada pertengahan tahun 2026, dan Hari yang Berat menjadi salah satu puzzle emosional yang memperlihatkan warna musik Tama.

Di lagu Hari yang Berat, tampak jelas ciri khas penulisan Tama yang jujur dan personal, dengan produksi yang kuat namun tetap membiarkan nuansa emosionalnya di depan.

Proses Produksi dan Rilis Visual

Lagu Hari yang Berat diproduksi oleh Usaha Terbaik Kita, direkam di Neverland Studio Yogyakarta, dan dikerjakan pada tahap mixing dan mastering oleh Ardha Leo. Aransemen yang diberikan membawa warna berbeda, namun tetap mempertahankan identitas musikal Tama Yuri.

Bersamaan dengan rilis streaming pada 28 November 2025, Hari yang Berat juga hadir dalam bentuk video lirik di YouTube. Visual hitam-putih menampilkan sosok seorang pekerja yang mencoba tetap kuat menjalani rutinitas meski tanpa tenaga, memperkuat pesan inti lagu tentang bertahan pelan-pelan.

Pesan Tama Yuri Untuk Pendengar

Lewat Hari yang Berat, Tama Yuri berharap bisa menyentuh hati siapa pun yang sedang diam, lelah, atau merasa tidak baik-baik saja. Lagu ini menjadi semacam pengingat pelan bahwa tidak apa-apa mengambil waktu, dan bahkan langkah kecil tetap berarti.

Sebuah pelan-pelan untuk tetap bertahan.

Scroll to Top