Entitas Baru Alternative Metal Hadir di Awal 2026
Entitas baru di lanskap alternative metal Indonesia bernama Romo resmi memperkenalkan diri ke publik melalui single perdana berjudul “Adiksi”. Lagu ini dirilis pada 2 Januari 2026 dan sudah tersedia di seluruh platform musik digital. Bersamaan dengan perilisannya, video musik “Adiksi” juga langsung tayang di hari yang sama melalui kanal YouTube Romo dan Sweetspot Station.

Alter Ego Dimensi Hardi yang Lahir dari Dunia Personal
Romo merupakan alter ego dari Dimensi Hardi, penulis lagu sekaligus bassist Peraukertas. Sosok Romo bermula dari figur asing yang berulang kali hadir dalam mimpi Dimensi. Rasa penasaran terhadap figur tersebut perlahan berkembang menjadi sebuah identitas baru yang tidak dapat diwakili oleh karakter Dimensi Hardi maupun Peraukertas. Dari titik itulah Romo dibentuk sebagai proyek solo dengan dunia, visual, dan pendekatan musik yang berdiri sendiri.
“Adiksi” sebagai Gerbang Menuju Album Debut
Secara musikal, Romo bergerak di jalur alternative metal, sebuah arah yang kontras dengan proyek-proyek Dimensi Hardi sebelumnya. Single “Adiksi” berfungsi sebagai pembuka menuju debut album Romo yang dijadwalkan rilis pada April 2026. Album ini akan memuat sekitar 4–5 track utama serta beberapa track kejutan. Meski berangkat sebagai alter ego, proyek Romo digarap secara serius dengan perencanaan jangka panjang yang matang.
Proses Produksi dan Pendekatan Musik
Proyek Romo diproduseri oleh Candra Kim, vokalis dan gitaris Peraukertas, yang juga terlibat sebagai arranger serta membantu penulisan notasi di beberapa bagian lagu. Sementara itu, keseluruhan penulisan materi tetap dikerjakan oleh Dimensi Hardi. Secara karakter, Romo berakar pada alternative metal, namun diperkaya dengan sentuhan hardcore, pop, R&B, hip hop, emo, dan rock, menjadikannya proyek yang eksperimental, bebas, dan berani—selaras dengan semangat Sweetspot Station.

Visual Kuat dan Simbolisme Personal
Untuk sisi visual, video musik “Adiksi” diproduksi oleh Sweetspot Production dan disutradarai langsung oleh Ronyrom. Video ini menjadi penanda awal bagaimana sosok Romo diperkenalkan secara utuh ke publik. Salah satu elemen visual yang mencolok adalah penggunaan beskap khas Jawa Tengah sebagai kostum utama, serta konsep penutup wajah hitam pada para session player—simbol personal yang maknanya hanya diketahui oleh Romo sendiri.
Proyek Solo dengan Ekosistem yang Terencana
Berbeda dari kebanyakan proyek metal yang hadir dalam format band, Romo tampil sebagai solo project. Image dan strategi rilisnya dikawal oleh Fames, dengan distribusi resmi melalui Sweetspot Station. Seluruh ekosistem Romo—mulai dari musik, visual, hingga strategi jangka panjang—telah dipersiapkan secara menyeluruh.

Suara Baru di Lanskap Alternative Metal Indonesia
Dengan kehadiran Romo, entitas ini diharapkan dapat ikut memperkaya dan memperkuat lanskap alternative metal Indonesia, berdampingan dengan nama-nama seperti 510, Kilms, For Revenge, serta para pelaku lain di skena alternative, rock, dan metal. Romo juga mengambil inspirasi dari President, Bad Omens, dan Day Seeker, menghadirkan karakter personal dengan visual kuat serta pendekatan musikal yang berbeda.
Saat ini, Romo juga telah aktif di Instagram, TikTok, dan YouTube sebagai kanal utama distribusi konten dan visual, memperluas dunia Romo ke ranah digital.


