Riku bukan nama baru — tapi EP pertamanya adalah pernyataan yang belum pernah datang dalam bentuk ini sebelumnya. Setelah sukses melempar single-single yang membangun nama dan identitasnya, alter ego gelap dari JVSAN ini resmi merilis debut EP bertajuk “ASMR” bersama label dan kolektif AntiNRML, dengan “FTW” feat. Tenxi sebagai track fokus.

Lima lagu. Satu dunia yang sepenuhnya berbeda dari JVSAN yang dikenal selama ini.
Dua Sisi dari Satu Orang
Untuk memahami Riku, perlu dipahami dulu siapa JVSAN. Jika JVSAN berbicara tentang R&B yang soulful — patah hati, kerentanan, kedalaman emosi — maka Riku adalah sisi yang selama ini disimpan di tempat yang lebih gelap.
Nama Riku diambil dari seri Kingdom Hearts, terinspirasi dari karakter yang jatuh ke dalam kegelapan dan menjadi antagonis. Dalam konteks musik, Riku merepresentasikan kejatuhan JVSAN ke dalam kehampaan batinnya — sebuah refleksi gelap yang hidup dari amarah, pemberontakan, dan pelampiasan emosi yang mentah.
Jika JVSAN berbisik tentang kesedihan, Riku berteriak. Dan EP “ASMR” adalah teriakannya yang paling utuh sejauh ini.
Emo Rave Dibumbui HipDut
Secara musikal, “ASMR” menempatkan Riku di genre Emo Rave — sebuah perpaduan yang mempertemukan energi terdistorsi, beat yang berat, dan melodi yang menghantui dalam satu ruang yang terasa seperti ledakan katarsis. Di atas fondasi itu, karakter khas AntiNRML — termasuk sentuhan HipDut yang sudah menjadi identitas kolektif ini — menambahkan dimensi yang membuat EP ini terasa sangat spesifik dalam ekosistemnya.
EP ini diproduksi bersama Kirohta, Alva Gracia, dan Jemsii, dengan kolaborasi vokal dari Tenxi, Naykilla, dan Josua Natanael — empat artis yang melukiskan harmoni kemarahan dalam satu album.
Lima Lagu, Lima Cerita tentang Emosi yang Paling Mentah
EP “ASMR” berisi lima lagu yang masing-masing membawa cerita dan emosi tersendiri.
“STFU” hadir sebagai respons terhadap orang-orang yang suka membicarakan seseorang di belakang tanpa tahu fakta, atau sengaja menggiring narasi yang salah untuk menebar kebencian. “GPL” menceritakan cinta segitiga — atau seseorang yang berusaha meyakinkan dirinya bahwa dirinya lebih baik dari saingannya. “IDFC” mengangkat tema orang-orang yang palsu dan tidak hadir ketika dibutuhkan, padahal kita selalu ada untuk mereka.
“FTW” feat. Tenxi menjadi track fokus — tentang keputusan untuk tidak lagi memberikan energi kepada orang-orang yang merugikan, dan memilih untuk membangun jalan keberhasilan sendiri tanpa mereka sebagai bagiannya. Dan “N/A” bersama Naykilla dan Josua Natanael menutup EP dengan cerita tentang mantan kekasih yang toxic — sebuah perjalanan cinta yang merugikan yang dirasakan bersama oleh ketiga musisi dalam lagu tersebut.
Rilis Keempat di 2026, Tapi Debut yang Paling Utuh
“ASMR” menjadi rilis keempat Riku di tahun 2026 — dan debut album yang paling lengkap dalam mendefinisikan siapa Riku sebenarnya sebagai entitas musikal yang terpisah dari JVSAN. Ini adalah katarsis dalam format yang bisa diputar ulang: untuk siapa pun yang sedang melawan demon-demon dalam dirinya dan membutuhkan musik yang tidak berpura-pura bahwa segalanya baik-baik saja.
EP “ASMR” dari Riku kini telah tersedia di seluruh platform streaming digital.


