Eksplorasi Makna Rumah dalam Karya Terbaru Paul Partohap
Setelah merilis single SAFE SPACE, musisi Paul Partohap kembali dengan karya yang jauh lebih personal lewat lagu terbarunya berjudul 404: HOME NOT FOUND. Bersama Muthia Zahra Feriani, Paul mengolah istilah digital 404: Not Found menjadi refleksi tentang kehilangan, cinta, dan makna rumah yang tidak selalu berupa alamat atau bangunan fisik.

Paul menggambarkan bahwa dalam hidup modern, kita bisa menemukan hampir semua hal lewat peta digital. Namun saat tiba di tujuan, kadang ada kekosongan yang sulit dipahami. “Rumah bukan terbuat dari kayu dan batu, tapi dari kehadiran seseorang,” ujar Paul dalam penjelasannya.
Lirik Jujur tentang Rasa Pulang yang Hilang
Sejak baris pertama, lagu ini langsung menanamkan perasaan rindu sekaligus kehilangan. Kalimat seperti “GPS is set for a street, not a home” dan “I’m not interested in going back / if you’re not there, then I don’t care” memperlihatkan betapa kuatnya sosok tertentu membentuk rasa pulang bagi seseorang. Tanpa kehadiran itu, rumah hanyalah titik di peta tanpa arti.
Memasuki bagian kedua lagu, Paul menulis surat cinta yang penuh syukur untuk sosok yang menjadi pusat dari rasa “rumah”. Ia menuturkan bahwa lagu ini bercerita tentang cinta yang bukan hanya menerima kekurangan, tetapi ikut memperbaiki dan merangkumnya kembali. Baris “You saw the worst in me and called it brave” menjadi salah satu lirik paling emosional yang pernah ia tulis.

Sentuhan Hangat R&B dan Pop Klasik dalam Produksi Lagu
Secara musikal, 404: HOME NOT FOUND menampilkan dimensi baru dari Paul. Bermula dari demo sederhana di piano dan gitar akustik, lagu ini kemudian berkembang menjadi balada dengan warna retro yang intim dan hangat. Paul menggandeng Rendy Pandugo sebagai produser, yang menata aransemen R&B dan pop klasik tanpa menghilangkan nuansa kejujuran dalam lagu.
“Rendy punya kepekaan luar biasa dalam menjaga emosi lagu tanpa kehilangan keindahan produksinya,” kata Paul saat bercerita tentang proses kreatif mereka.
Hadir dalam Dua Bahasa, Termasuk Versi Korea yang Emosional
Perjalanan lagu ini berlanjut ketika Paul mewujudkan mimpinya menciptakan balada dalam bahasa Korea. Dibantu oleh Chetiza sebagai penerjemah, Paul merekam versi Korea dengan pendekatan yang sepenuh hati. Proses ini menjadi pengalaman emosional tersendiri baginya, yang berusaha menjaga ketulusan makna di setiap kata.

404: HOME NOT FOUND kini tersedia dalam dua versi bahasa dan bisa dinikmati di seluruh platform digital mulai 19 November 2025. Lewat lagu ini, Paul berharap pendengar bisa merasakan pesan sederhana namun mendalam: rumah bukan sekadar tempat untuk kembali, melainkan seseorang yang membuat kita ingin tetap tinggal.


