no na Hadir dengan Single Baru “the one,” Suguhkan Pop Retro yang Memikat

Pesona Pop Retro dalam “the one”

Girl group global pertama dari Indonesia, no na, merilis single terbaru berjudul “the one” melalui 88rising. Lagu ini menghadirkan warna pop yang memikat dengan produksi chord unik, sentuhan synthesizer retro bergaya era 80-an, dan permainan biola yang indah. “the one” dibangun sebagai sebuah late-night confession, menawarkan suasana hangat yang tetap terasa futuristis. Single “the one” menjadi rilisan terbaru no na yang menegaskan identitas pop global mereka.

Harmoni Vokal dan Koreografi yang Elegan

Setiap anggota no na yaitu Christy, Esther, Baila, dan Shaz menghadirkan karakter vokal yang berbeda namun saling melengkapi. Dalam “the one”, harmoni keempatnya bersatu dengan chemistry yang kuat, didukung koreografi elegan yang menguatkan storytelling lagu. Perpaduan ini membuat “the one” menjadi rilisan yang menonjol dalam perjalanan musik no na.

Visual Retro yang Kuat dalam Video Musik

Video musik “the one” membawa penonton masuk ke dunia retro yang memikat. Para anggota no na tampil dalam konsep hotline paranormal ala era 80-an, lengkap dengan visual TV analog dan gaya infomercial yang jenaka. Elemen campy, koreografi energik, dan nuansa nostalgia khas acara TV larut malam membuat MV “the one” terasa unik sekaligus memukau. Video musik “the one” memperkuat posisi no na sebagai grup yang berani bereksperimen.

Jejak Global no na di Tahun Pertama

Sejak debutnya di awal 2025, no na mencuri perhatian lewat rilisan seperti “shoot”, “superstitious”, dan “sad face :(”. Identitas visual yang berani dan musik yang menyatukan berbagai genre membuat no na cepat diakui secara global. Kolaborasi mereka dengan Samsung, Tiffany & Co., hingga BAPE menunjukkan bagaimana nama no na mulai diperhitungkan di persimpangan musik dan budaya pop.

Tentang no na

no na adalah girl group Indonesia pertama yang dirancang untuk panggung global. Beranggotakan Baila, Shaz, Christy, dan Esther, mereka membawa representasi keragaman budaya Indonesia ke skena internasional. Nama “no na” berasal dari kata “nona” sebagai bentuk penghormatan pada akar Indonesia dan semangat muda. Secara musikal, no na memadukan pop, R&B, dan energi soulful yang terinspirasi dari Victoria Monét, FLO, Diana Ross, hingga Janet Jackson. Dengan koreografi yang energik dan estetika visual yang kuat, no na menghadirkan standar baru bagi bintang pop Asia Tenggara. Rilisan “the one” menjadi langkah terbaru mereka untuk memperkuat kehadiran di kancah global.

Scroll to Top