Mesa Hira Lepas “Di Ujung Minggu”, Curahan Rindu yang Paling Pribadi

Lagu Baru yang Lahir dari Ruang Paling Pribadi

Mesa Hira resmi merilis single terbaru berjudul “Di Ujung Minggu” pada 21 November 2025. Lagu “Di Ujung Minggu” lahir dari pengalaman paling pribadi, bercerita tentang kerinduan Mesa pada sosok ayah yang telah pergi sejak ia masih kecil. Ketidakhadiran ayah membuat Mesa tidak pernah merasakan hangatnya akhir pekan bersama keluarga, sesuatu yang bagi banyak orang terkesan sederhana namun sangat berarti. Melalui “Di Ujung Minggu”, Mesa Hira mencoba merangkum perasaan kosong itu dalam melodi lembut yang emosional.

Kerja Sama Kreatif dengan Rendy Pandugo

Proses kreatif “Di Ujung Minggu” digarap bersama musisi Rendy Pandugo. Rendy tidak hanya ikut menulis “Di Ujung Minggu”, tetapi juga bertindak sebagai produser yang memperkuat nuansa intim dalam lagu ini. Sentuhan musikal Rendy Pandugo menghadirkan suasana yang hangat namun menghantam perasaan, memberi ruang bagi cerita pribadi Mesa Hira untuk tersampaikan dengan jujur. Lagu “Di Ujung Minggu” menjadi bukti kekuatan kolaborasi mereka.

Peran Bianca Nelwan dalam Menguatkan Emosi Vokal

Bianca Nelwan hadir sebagai vocal director untuk “Di Ujung Minggu”. Dengan arahan Bianca, penyampaian vokal Mesa Hira terdengar lebih natural, jujur, dan menyentuh. Warna vokal dalam “Di Ujung Minggu” menjadi lebih matang, membuat setiap kalimat terasa dekat dengan pendengar. Peran Bianca menjadikan emosi dalam lagu ini semakin kuat dan autentik.

Visual Lirik yang Menghadirkan Perjalanan Emosional

Untuk sisi visual, lirik video “Di Ujung Minggu” digarap oleh Otherlands Production. Video ini menampilkan detail visual yang menggugah, memperlihatkan perjalanan emosional yang menjadi dasar lahirnya “Di Ujung Minggu”. Kehadiran lirik video membuat pendengar tidak hanya mendengarkan lagu, tetapi juga merasakan emosi yang ingin disampaikan Mesa Hira.

Kehangatan yang Siap Menemani Pendengar

“Di Ujung Minggu” kini sudah tersedia di seluruh platform musik digital. Lagu terbaru Mesa Hira ini siap menemani siapa pun yang pernah merasakan rindu yang tidak sempat terucap. Dengan cerita yang personal dan produksi yang penuh perasaan, “Di Ujung Minggu” memperlihatkan sisi terdalam Mesa Hira sebagai penulis dan penyanyi.

Scroll to Top