Kolaborasi Dua Karakter Berbeda yang Berujung Selaras
Sebanyak apa pun perbedaan yang hadir dalam sebuah hubungan, penerimaan dan keikhlasan menjadi bentuk tertinggi dari toleransi yang mampu melahirkan harmoni. Pesan inilah yang dihadirkan Krisna Trias dan Satine Zaneta lewat kolaborasi terbaru mereka bertajuk “Harmoni”, yang resmi dirilis dan kini dapat dinikmati di seluruh digital streaming platform.

Single ini mempertemukan dua karakter yang berbeda, namun justru saling melengkapi. Sentuhan ballad khas Krisna Trias dipadukan dengan warna vokal Satine Zaneta yang berkarakter, menghadirkan lagu yang terasa hangat, emosional, dan penuh makna.
Berangkat dari Kisah Nyata dan Pengalaman Personal
Krisna Trias mengungkapkan bahwa “Harmoni” berangkat dari pengalaman pribadinya selama menjalani hubungan yang penuh dinamika.
“Awal lagu ini saya ciptakan sebenarnya curhatan dari pengalaman pacaran selama enam tahun. Jadi bisa dibilang sudah merasakan segala yang namanya pahit manis perbedaan dan berujung pada penerimaan,” ujar Krisna.
Lagu ini sempat ‘mati suri’ selama dua tahun sebelum akhirnya diputuskan untuk dirilis. Keputusan tersebut menjadi momen yang membahagiakan bagi Krisna ketika tim Aquarius Musikindo memberikan ruang bagi “Harmoni” untuk bertemu dengan pendengarnya.

Satine Zaneta Hadirkan Warna Baru
Dipilihnya Satine Zaneta sebagai pasangan duet memberikan kehangatan tersendiri dalam “Harmoni”. Krisna mengakui bahwa karakter vokal Satine yang unik mampu menyempurnakan emosi lagu ini.
Bagi Satine sendiri, kolaborasi ini terasa mengalir tanpa tekanan.
“Ini kolaborasi pertama kami, no pressure at all, very welcoming. Gue malah lebih mikir gimana caranya menghadirkan dan menggambarkan lagu ‘Harmoni’ dengan caranya Satine sendiri,” jelasnya.
Satine juga menambahkan bahwa Krisna sebagai pencipta lagu sekaligus produser memiliki visi yang jelas, sehingga proses pengerjaan lagu terasa ringan dan natural.
Makna Harmoni dalam Perbedaan
Baik Krisna maupun Satine memiliki interpretasi yang hampir serupa tentang makna harmoni. Krisna memaknainya sebagai cerminan Indonesia dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika—berbeda namun tetap satu. Sementara Satine melihat harmoni sebagai berbagai perbedaan yang ketika disatukan justru menciptakan keindahan yang lebih utuh.

Melalui “Harmoni”, keduanya mengajak pendengar untuk menerima perbedaan layaknya tuts hitam dan putih pada piano, yang bersama-sama menciptakan melodi indah.


