Judika Hadirkan Warna Baru dengan “Terpikat Pada Cinta”, Sentuhan Folk yang Hangat dan Emosional

Memasuki tahun 2026, Judika Nalom Abadi Sihotang atau yang lebih dikenal sebagai Judika menghadirkan karya yang berbeda dari biasanya melalui single terbarunya berjudul “Terpikat Pada Cinta”. Lagu ini diproduksi bersama Semesta Records dan PT Dua Anak Deo, dengan Rian Ekky Pradipta dan Dawairama sebagai produser. Rilisan ini menandai babak baru dalam perjalanan musikal Judika, di mana ia mengeksplorasi nuansa musik yang lebih lembut dan bernuansa folk, namun tetap membawa kekuatan vokal khasnya yang sudah dikenal luas oleh penikmat musik Indonesia.

Makna Cinta yang Lebih Luas dalam Lirik Lagu

Lagu “Terpikat Pada Cinta” diciptakan oleh Melinda E., yang memaknai cinta sebagai sesuatu yang jauh lebih luas dari sekadar perasaan romantis semata. Lagu ini berangkat dari refleksi personalnya tentang bagaimana cinta bisa hadir dalam berbagai bentuk, tidak hanya sebagai kebahagiaan, tetapi juga sebagai pengalaman yang membentuk manusia.

Melinda E. menceritakan bahwa lagu ini bermula dari ketertarikannya menuliskan pemikiran tentang cinta, yang kemudian menarik perhatian Rian Ekky Pradipta. “Awalnya sekadar penasaran dan tertarik akan cinta yang ditumpahkan dalam tulisan, lalu Kak Rian melihat tulisanku dan menyukainya, akhirnya jadilah lagu,” ungkap Melinda.

Bagi Melinda, ini merupakan momen yang sangat istimewa, karena untuk pertama kalinya karyanya dinyanyikan oleh penyanyi sebesar Judika. “Dari dulu aku sangat suka suara Bang Judika, keren banget akhirnya laguku bisa dinyanyikan oleh Bang Judika,” tambahnya.

Eksperimen Folk sebagai Identitas Baru Judika

Berbeda dari lagu-lagu Judika sebelumnya yang kerap bernuansa pop ballad megah, “Terpikat Pada Cinta” mengusung warna musik Folk yang lebih hangat, organik, dan intim. Menurut Rian Ekky Pradipta, pilihan genre ini sejak awal memang dirancang untuk memberikan dimensi baru dalam perjalanan bermusik Judika.

“Karakter musik folk justru menghadirkan warna baru bagi Judika. Kami berharap pilihan genre ini bisa menjadi sesuatu yang segar dalam karier bermusiknya,” ujar Rian. Pendekatan musikal ini membuat lagu terasa lebih dekat dengan emosi pendengar, tanpa kehilangan ciri khas kekuatan vokal Judika.

Proses Produksi yang Matang dan Kolaboratif

Rian menjelaskan bahwa proses produksi berjalan lancar sejak awal. Demo yang ia berikan langsung mendapatkan respons positif dari Judika. Sebelum rekaman, tim melakukan workshop untuk menentukan kunci nada dan menyesuaikan progresi chord agar benar-benar cocok dengan karakter vokal Judika.

Setelah aransemen final disusun, proses pengambilan vokal pun dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menangkap emosi yang tepat. Hasil akhirnya membuat Rian terkesan. “Bang Judika bisa memberikan ‘nyawa’ di lagu ini. Meskipun bernuansa folk, energi vokalnya tetap terasa kuat, terutama pada nada-nada tinggi di bagian akhir lagu,” jelasnya.

Tantangan Emosional di Balik Interpretasi Lagu

Bagi Judika, tantangan terbesar bukanlah teknik vokal, melainkan bagaimana ia menyampaikan dua emosi yang berbeda dalam satu lagu. “Ada dua sisi yang harus aku sampaikan: ketika sedang jatuh cinta dan ketika sedang sakit hati karena cinta. Dua momen ini harus terasa dalam satu lagu,” ujar Judika.

Ia juga mengungkapkan bahwa ia sepenuhnya mempercayakan penggarapan lagu ini kepada Rian sebagai produser. “Aku ingin sentuhan Rian D’Masiv dalam lagu ini 100 persen. Jadi aku tinggal menyanyikannya saja. Rasanya seperti pindah rumah, ada rasa Rian yang dinyanyikan Judika,” tambahnya.

Harapan untuk Pendengar

Melalui “Terpikat Pada Cinta”, Melinda berharap pendengar bisa merasakan keindahan cinta yang digambarkan dalam lagu ini. Rian menambahkan harapannya agar lagu ini bisa membekas di hati penikmat musik Indonesia, sementara Judika berharap lagu ini bisa menjadi teman bagi siapa pun yang sedang berada dalam fase bahagia maupun patah hati.

Scroll to Top