Lagu “87” Jadi Pengingat bahwa Tidak Ada yang Benar-Benar Sendirian

Musisi eńau kembali menghadirkan karya terbaru berjudul “87”, sebuah lagu dengan nuansa hangat dan penuh empati. Single ini ditulis sebagai pengingat bahwa setiap orang pasti melewati fase rapuh dalam hidupnya, namun tidak harus menjalaninya sendirian. Dengan lirik sederhana namun menenangkan, “87” menggambarkan proses healing yang membutuhkan waktu, ruang, dan dukungan dari orang-orang terdekat.
Makna Emosional di Balik “87”
Lewat pernyataannya, eńau menjelaskan bahwa lagu ini menceritakan tentang seseorang yang sedang berada dalam kondisi tidak baik-baik saja, tetapi masih berusaha memperlihatkan versi terbaik dari dirinya. Pesan sederhana seperti “banyak yang masih sayang” menjadi bentuk dukungan, agar pada waktu yang tepat ia mampu melangkah lebih baik dan akhirnya pulih. “87” bukan hanya sebuah lagu, melainkan pelukan hangat bagi para pendengar yang mungkin sedang merasa lelah, terluka, atau kehilangan arah.

Kolaborasi dengan Dul Jaelani
Menambah kedalaman emosionalnya, eńau turut menggandeng musisi muda Dul Jaelani untuk memerankan karakter utama dalam cerita “87”. Kehadiran Dul memberi warna baru pada interpretasi makna lagu, sekaligus menambah dimensi emosional yang lebih dalam. Kolaborasi ini menjadikan “87” semakin personal dan mudah menyentuh hati.
Dirilis Bertepatan dengan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia
Menariknya, perilisan lagu “87” dilakukan pada Oktober, bulan yang juga memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Momen ini semakin memperkuat pesan dari lagu, yaitu bahwa setiap langkah kecil menuju pemulihan adalah kemenangan. eńau berharap “87” bisa menjadi pengingat bagi pendengar, terutama generasi muda, bahwa mereka tidak pernah benar-benar sendirian.
“87” dari eńau sudah resmi dirilis dan dapat didengarkan di seluruh platform streaming digital mulai 3 Oktober 2025.


