&BODEVAN kembali hadir. Setelah terakhir merilis EP “Mencari-Menemukan” pada November 2024, proyek musik yang digawangi Alif Mangkunegara ini membuka babak baru lewat single terbaru bertajuk “Terlebih” — resmi dirilis pada 7 Agustus 2026.

Lebih dari sekadar rilisan baru, “Terlebih” menjadi penanda konsistensi sekaligus pembuka menuju album penuh pertama &BODEVAN yang direncanakan hadir pada 2027.
Mencintai untuk Kedua Kalinya
“Terlebih” berbicara tentang sebuah tahap dalam hubungan yang sering kali tidak dirayakan cukup — tahap ketika seseorang mencintai bukan karena semuanya sempurna, melainkan justru karena sudah melihat dan menerima semua kekurangannya.
Ini adalah tahap mencintai untuk kedua kalinya. Ketika rasa sudah melewati fase awal yang penuh euforia, dan yang tersisa adalah pilihan yang disadari penuh: untuk tetap memilih, untuk berkompromi, untuk bermimpi bersama, merawat, dan menua bersama.
Kata kompromi menjadi esensi dalam lagu ini — bukan sebagai sesuatu yang melelahkan, melainkan sebagai bentuk cinta yang paling jujur dan paling dewasa. Dan nuansa yang dibangun sepanjang lagu mencerminkan itu: penuh kehangatan, penuh harapan, dan terasa seperti doa yang diucapkan bersama.
Juno-106, Prince, dan Michael Jackson: 80-an yang Terasa Hidup Kembali
Salah satu hal yang paling langsung terasa dari “Terlebih” adalah warna soniknya — sebuah perayaan era 80-an yang tidak sekadar nostalgia, melainkan benar-benar hidup dan terasa segar.
Inspirasi yang mengalir ke dalam lagu ini datang dari nama-nama yang tidak kecil: “Forget Me Nots” milik Patrice Rushen, “The Most Beautiful Girl In The World” milik Prince, puluhan karya Michael Jackson, hingga “Random Access Memories” milik Daft Punk yang di era 2000-an berhasil menghidupkan kembali semangat dekade itu.
Pengaruh itu terdengar langsung dalam pilihan instrumen: synthesizer ikonik era 80-an seperti Juno-106, Juno-60, dan Korg Mono/Poly berpadu dengan lush guitar dan 80s clean tone yang hangat. Tapi &BODEVAN tidak berhenti di sana — semua unsur klasik itu dikombinasikan dengan pendekatan modern: layered vocals, saturated drums, hingga keterlibatan Artificial Intelligence (AI) dalam analisis kreatif proses produksinya.
Hasilnya adalah sesuatu yang terasa sekaligus akrab dan baru — 80-an yang tidak terperangkap di masa lalu.
Babak Baru: Alif Mangkunegara sebagai Produser
“Terlebih” juga menandai sesuatu yang baru dalam perjalanan &BODEVAN. Selain berperan sebagai penulis lagu, vokalis, dan bassist, Alif Mangkunegara kali ini juga mengambil kursi sebagai produser — sebuah langkah yang memperluas keterlibatannya dalam karya ini secara menyeluruh.
Di sekelilingnya, tim yang solid turut membangun lagu ini: Samuel Paul Gerald sebagai recording producer sekaligus drummer, Vito Jr. sebagai gitaris, Nino Bukir sebagai perkusionis, Redinka Nahumury sebagai keyboardist dan backing vocal, Karina Christy sebagai vocal director, serta Rhesa Aditya yang menangani proses mixing dan mastering.
Sebuah kolaborasi yang terasa organik — dan hasilnya membuktikan bahwa &BODEVAN sedang berada di titik yang paling matang dalam perjalanan bermusik mereka.
Pintu Masuk Menuju Album Pertama
“Terlebih” adalah undangan — untuk merayakan kebersamaan, bermimpi bersama, merawat, dan menua bersama dengan orang yang paling dicintai. Dan sebagai pembuka menuju album penuh pertama &BODEVAN di 2027, ia menetapkan sebuah nada dasar yang terasa sangat menjanjikan untuk apa yang akan datang berikutnya.
Single “Terlebih” dari &BODEVAN kini telah tersedia di seluruh platform streaming digital.


