Menjelang bulan suci Ramadhan, Ady—eks vokalis NAFF yang dikenal luas lewat lagu legendaris ciptaanya “Akhirnya Ku Menemukanmu”—kembali menghadirkan karya Religi terbarunya berjudul “Berbisik Lirih”. Lagu ini menjadi penanda kembalinya Ady ke ranah musik lagi dengan pendekatan yang jujur, lembut, dan penuh perenungan yang dirilis secara independen melalui label milik Ady sendiri Adyctivity.

Berbeda dari kebanyakan lagu religi, “Berbisik Lirih” tidak menghadirkan nuansa dakwah yang menggurui. Lagu ini berbicara tentang kerinduan, jarak, dan keinginan untuk kembali, sebuah dialog batin yang bisa dimaknai sebagai hubungan romantis antara manusia dengan Tuhan-nya.
Melalui “Berbisik Lirih”, Ady menggambarkan hubungan spiritual sebagai hubungan yang dekat dan penuh kasih. Judul dan lirik lagu ini dipilih dengan kesadaran makna yang mendalam. Berbisik lirih dimaknai sebagai doa—sesuatu yang tidak selalu diucapkan keras, melainkan lahir dari keheningan hati. Sementara frasa bercumbu mesra bukan dimaksudkan secara harfiah, melainkan sebagai simbol dialog yang intim antara manusia dan Tuhan, percakapan batin yang jujur, hangat, dan penuh kerinduan. Tuhan dihadirkan layaknya sosok kekasih yang dirindukan, dicari, dan ingin dipeluk—bukan sebagai jarak yang menakutkan, melainkan kehadiran yang menenangkan. Pendekatan ini membuat lagu terasa hangat, romantis secara spiritual, dan sangat manusiawi.

Lagu ini juga sengaja dirancang sebagai karya yang universal dan inklusif agar dapat dirasakan oleh siapa pun, dari latar belakang keyakinan apa pun, sebagai ungkapan kerinduan manusia kepada Sang Pencipta dan pencarian makna spiritual yang bersifat personal.
Melalui lagu ini, Ady berharap “Berbisik Lirih” dapat menjadi teman refleksi, doa, sekaligus pelukan hangat bagi siapa pun yang sedang merasa jauh / khilaf yang pada akhirnya sadar bahwa Tuhan adalah tempat untuk kembali dengan hati yang lebih jujur.


