HAVELAAR Rilis Single Perdana “Lullaby”, Lagu Pengantar Tidur tentang Beban yang Tak Ikut Terlelap

HAVELAAR, band asal Tanjung Priok, Jakarta Utara, resmi merilis single perdana bertajuk “Lullaby” pada 25 Oktober 2026. Terbentuk dari pertemuan Daniel (vokal dan gitar ritme), Dharma (gitar lead), dan Eca (drum), ketiganya disatukan oleh keresahan masing-masing yang ingin dituangkan ke dalam musik.


Tidur yang Tidak Mengakhiri Beban

Secara harfiah, lullaby berarti lagu pengantar tidur. Namun lagu ini bergerak di wilayah yang lebih rumit. “Lullaby” menggambarkan akhir dari hari yang panjang, saat seseorang akhirnya beristirahat setelah melewati berbagai tekanan dan tuntutan hidup.

Tetapi tidur tidak serta-merta mengakhiri segalanya. Ada kesadaran bahwa esok mungkin membawa tekanan yang sama, bahkan ketidakpastian tentang apakah ia masih akan terbangun untuk menghadapinya. Sebuah pengantar tidur yang jujur tentang apa yang tetap terjaga di dalam kepala.


Single Perdana yang Justru Dirancang sebagai Penutup

Ada satu hal menarik dari “Lullaby”: meski menjadi single perdana, lagu ini sengaja dirancang sebagai salah satu bagian penutup dalam alur cerita album konseptual yang sedang disiapkan HAVELAAR. Artinya, pendengar diajak masuk dari ujung cerita, sebelum bab-bab lainnya dibuka satu per satu.

HAVELAAR berencana merilis sejumlah single secara bertahap yang akan membentuk satu kesatuan cerita dalam album tersebut.


Tiga Bulan, 6/8, dan Chord Mayor 7

Proses pengerjaan “Lullaby” memakan waktu sekitar tiga bulan. Selama itu, berbagai elemen musik terus berubah hingga ketiganya menemukan bentuk yang paling tepat. Salah satu tantangan terbesarnya adalah mengolah tempo 6/8 dan penggunaan chord mayor 7 agar tetap nyaman didengar.

Dalam bermusik, HAVELAAR membuka diri pada beragam referensi, di antaranya The Smashing Pumpkins, Radiohead, Weezer, dan The Beatles.


Ruang untuk Beristirahat Sejenak

HAVELAAR berharap “Lullaby” bisa menjadi ruang bagi pendengar untuk sejenak menjauh dari rutinitas dan tekanan. Mereka memahami bahwa lelah bisa datang dari mana saja, baik pekerjaan, rumah, maupun lingkungan pertemanan, dan lagu ini mengajak pendengar menyelami warna dan emosi yang hadir sekaligus menemukan tempat untuk rehat.

Setelah perilisan ini, HAVELAAR telah menyiapkan sejumlah langkah lanjutan: membangun identitas band, mempersiapkan video musik, menghadirkan merchandise, hingga membawa karya mereka ke panggung.

Single “Lullaby” dari HAVELAAR kini telah tersedia di seluruh platform streaming digital.

Scroll to Top