FLUCTUS Hadirkan EP “GOOSEBUMPS”, Horror Kehidupan Nyata yang Lebih Menakutkan dari Hantu Mana pun

Band Indie Pop Rock asal Bali, FLUCTUS, kembali dengan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya. EP terbaru mereka bertajuk “GOOSEBUMPS” — empat lagu yang mengangkat tema real-life horror: ketakutan yang tidak datang dari hantu atau makhluk supranatural, melainkan dari manusia, hubungan, dan pengalaman yang kita hadapi setiap hari.

Sebuah pergeseran yang berani dari band yang sebelumnya dikenal lewat nuansa petualangan dan imajinasi dalam album “Tropical Journey” (2025).


Bukan Kisah Hantu. Kisah Manusia.

FLUCTUS — yang digawangi oleh Davin, Deva, dan Oka — sejak awal menegaskan posisi mereka dengan satu kalimat yang menjadi fondasi dari seluruh EP ini:

“We don’t write ghost stories. We write people stories.”

“GOOSEBUMPS” lahir dari pengamatan terhadap sisi-sisi gelap kehidupan sehari-hari yang sering tersembunyi di balik rutinitas — hingga sesuatu yang seharusnya tidak normal perlahan diterima sebagai hal yang biasa. Toxic workplace, broken home, manipulative friendship, social pressure — itulah “monster-monster” yang hadir dalam EP ini. Tidak berwujud makhluk menyeramkan, tapi justru karena itulah mereka jauh lebih sulit dihadapi.


Empat Lagu, Empat Monster yang Berbeda

“Gold Rush” membuka EP dengan energi yang meledak-ledak dan lirik satir yang tajam. Lagu ini mengangkat kisah atasan yang menuntut penghormatan dari bawahannya, namun tidak mampu memberikan sikap yang membuatnya layak dihormati. Keresahan terhadap budaya kerja yang toksik, ego berlebihan, dan penyalahgunaan kekuasaan — semuanya hadir dalam satu lagu yang terasa seperti teriakan kolektif dari siapa pun yang pernah terjebak dalam lingkungan kerja seperti itu.

“Rasa hormat tidak datang dari jabatan. Rasa hormat datang dari cara seseorang memperlakukan orang lain.”

“Whispers” bergerak ke arah yang lebih halus namun tidak kalah menyeramkan. Lagu ini mengangkat fenomena social pressure — ketika pertanyaan-pertanyaan yang terdengar sederhana justru membuat seseorang merasa terjebak dalam ekspektasi yang terus menuntut mereka untuk mencapai lebih banyak, lebih cepat, dan sesuai dengan standar orang lain.

“Tidak semua orang takut gagal. Sebagian orang lebih takut dianggap gagal oleh orang lain.”

“Crookeed” adalah momen paling emosional dalam EP ini. Ia berbicara tentang broken home dan luka yang ditinggalkannya — ketika rumah kehilangan rasa aman yang seharusnya dimilikinya, dan seseorang dipaksa tumbuh di tengah ketidakpastian sambil membawa luka itu hingga dewasa.

“Tidak semua orang merindukan rumah. Sebagian orang justru berusaha sembuh darinya.”

“Parasite” menutup EP dengan tema yang paling intim sekaligus paling dingin: manipulative friendship. Ketika seseorang yang dipercaya justru menjadi sumber luka — dan manipulasi yang tersembunyi di balik kedekatan itu perlahan membuat seseorang kehilangan kepercayaan terhadap dirinya sendiri.

“Horor sebenarnya dimulai ketika seseorang membuatmu mempertanyakan dirimu sendiri lebih sering daripada mempercayainya.”


Jembatan Menuju Era Baru

“GOOSEBUMPS” bukan sekadar rilisan baru. FLUCTUS sendiri menyebutnya sebagai jembatan menuju era baru — sebuah titik transisi yang memperlihatkan bahwa band ini tidak berhenti berkembang.

Sejak debut single “Flower” pada Agustus 2023, dilanjutkan dengan “Beda Dunia”, “Lautan Lepas”, dan “Come and Go” di 2024, hingga album penuh “Tropical Journey” di 2025 — FLUCTUS telah membangun identitas yang kuat dengan karakter gitar vintage dan spring reverb yang khas. “GOOSEBUMPS” membawa fondasi itu ke wilayah yang lebih gelap dan lebih dalam, membuktikan bahwa indie surf pop rock mereka bisa mengakomodasi tema yang jauh lebih kompleks dari sebelumnya.


Pengalaman yang Lebih dari Sekadar Mendengarkan

Yang membuat “GOOSEBUMPS” terasa lebih dari sekadar EP adalah cara FLUCTUS memandang karya ini secara holistik. Musik, visual, dan storytelling disatukan menjadi satu pengalaman yang utuh — di mana setiap lagu merepresentasikan satu bentuk “monster” yang berbeda, dan setiap elemen dirancang untuk memperkuat narasi itu secara menyeluruh.

Karena pada akhirnya, rasa takut tidak selalu datang dari kegelapan. Terkadang ia hidup tepat di sekitar kita — dalam hubungan yang tidak sehat, tekanan sosial, dan pengalaman sehari-hari yang kita anggap biasa, sampai tiba-tiba kita menyadari bahwa kita sudah terlalu lama membiarkannya ada.

EP “GOOSEBUMPS” dari FLUCTUS kini telah tersedia di seluruh platform streaming digital.

Scroll to Top