Di tengah deretan lagu yang berbicara tentang patah hati dan perpisahan, HANAYA memilih arah yang berbeda. Band koplo popdut ini merilis single terbaru bertajuk “Tak Upayake”—sebuah lagu tentang cinta yang serius, komitmen yang tidak setengah-setengah, dan perjuangan seorang laki-laki yang bertekad memantaskan diri untuk menikahi perempuan yang ia cintai.

Sudut Pandang yang Jarang Diambil
Sejak terbentuk pada Juni 2023, HANAYA konsisten menghadirkan lagu-lagu berbahasa Jawa yang dekat dengan kehidupan percintaan anak muda—dari “Salah”, “Ruwet”, “Kesupen”, “Ngenteni”, hingga “Pedot”. Setiap rilisan membangun identitas mereka sebagai band yang enerjik sekaligus emosional.
Namun “Tak Upayake” membawa sudut pandang yang berbeda dari semua itu. Tidak ada patah hati, tidak ada perpisahan—yang ada adalah tekad. Tentang seseorang yang sudah memutuskan bahwa orang di depannya adalah yang ia ingin perjuangkan sampai ke jenjang pernikahan.
Lirik seperti “Wes tak jogo atiku teko wong liyo / Mergo ono koe seng tak tresno” dan “Aku orak lilo yen kue karo wong liyo / Sabar taun iki tak usahkno” menggambarkan cinta yang tulus bukan hanya lewat kata-kata, melainkan lewat keyakinan dan kesediaan untuk bersabar, berjuang, dan membuktikan diri.
Koplo, Pop, Dangdut—dan Saxophone yang Memperkuat Segalanya
Secara musikal, “Tak Upayake” memadukan elemen koplo, pop, dan dangdut modern dalam satu aransemen yang terasa segar. Kehadiran saxophone dan kendang menjadi dua elemen yang paling menonjol—saxophone memberi warna yang hangat dan melodis, sementara kendang menghadirkan ritme khas yang membuat lagu ini sulit untuk tidak ikut bergerak.
Perpaduan itu menghasilkan musik yang enerjik di permukaan, namun tetap memberi ruang emosi yang cukup untuk cerita yang dibawanya. Sebuah keseimbangan yang tidak mudah dicapai, namun menjadi salah satu kekuatan utama HANAYA dalam setiap rilisannya.

Dari Panggung ke Panggung, Membangun Loyalitas
HANAYA bukan band yang hanya hidup di platform streaming. Pengalaman panggung mereka yang sudah menjangkau berbagai kota—Bandar Lampung, Palembang, Jambi, Yogyakarta, hingga Banyumas—membuktikan bahwa mereka tahu cara menyampaikan energi musik mereka secara langsung kepada pendengar.
Dari perjalanan panggung itulah “Sahabat HANAYA” terbentuk—fanbase yang loyal dan menjadi kekuatan utama dalam pertumbuhan band ini. Sebuah komunitas yang tidak hanya mendengarkan, tapi benar-benar merasakan setiap lagu yang HANAYA hadirkan.
Langkah Menuju EP yang Lebih Matang
“Tak Upayake” bukan sekadar single baru—ia adalah bagian dari perjalanan yang lebih panjang. HANAYA sedang mempersiapkan proyek EP dengan konsep yang lebih matang dan warna musik yang semakin kuat. Single ini menjadi salah satu langkah lanjutan dalam memperluas jangkauan musikal mereka, sekaligus memperkenalkan sisi HANAYA yang lebih serius dalam bercerita.

Melalui “Tak Upayake”, HANAYA berharap lagu ini bisa menjadi representasi dari banyak orang yang sedang memperjuangkan cintanya—bukan hanya untuk memiliki, tetapi untuk benar-benar menjaga dan memantaskan diri.
Karena cinta yang paling kuat bukan yang paling keras berteriak, melainkan yang paling teguh dalam berjuang.
Single “Tak Upayake” dari HANAYA kini tersedia di seluruh platform musik digital.


