Sunyiruri Gandeng Figura Renata dalam Proyek Puitis “Menyanyikan Usman Arrumy”

Menghidupkan Puisi Menjadi Musik

Skena musik Indonesia kembali menghadirkan proyek yang terasa istimewa melalui kolaborasi antara Sunyiruri dan Figura Renata dalam sebuah rilisan bertajuk “Menyanyikan Usman Arrumy”. Proyek ini menjadi ruang pertemuan antara musik dan sastra, di mana karya-karya puisi dari Usman Arrumy diolah menjadi komposisi bernuansa pop folk yang hangat dan intim.

EP ini akan merangkum lima puisi pilihan Usman Arrumy yang diterjemahkan ke dalam bahasa musikal. Melalui pendekatan ini, karya-karya yang sebelumnya hadir dalam bentuk tulisan kini menemukan medium baru—tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga untuk dirasakan secara emosional melalui suara dan melodi.

Perjalanan Panjang Menuju Kolaborasi Utuh

Proyek “Menyanyikan Usman Arrumy” sejatinya telah dimulai sejak 2021–2022, ketika Sunyiruri pertama kali dipertemukan dengan Usman Arrumy untuk menggubah puisi-puisinya menjadi lagu. Dalam proses pengembangannya, sejumlah musisi turut terlibat membangun lanskap aransemen, mulai dari Sugeng Riyadi pada drum, Adjik dan Pribadi Kemal di keys, hingga Satria Abdi yang mengisi bass di beberapa bagian.

Kolaborasi ini kemudian menemukan bentuk yang lebih utuh ketika pada tahun 2025, Figura Renata bergabung sebagai vokalis utama. Kini hadir sebagai proyek solo, Figura membawa interpretasi emosional yang kuat, memperkaya dimensi rasa dalam setiap komposisi yang dihadirkan.

“Sembahyang” Sebagai Pintu Pembuka

Single pertama dari proyek ini berjudul “Sembahyang”, sebuah karya yang menggambarkan hubungan spiritual antara cinta dan ketuhanan. Lagu ini menghadirkan perspektif bahwa mencintai seseorang bisa menjadi bentuk refleksi diri sekaligus jalan untuk merasa lebih dekat dengan Tuhan.

Liriknya yang puitis—“aku mencintaimu dalam doa yang memintal semoga bagi amin, di mana membahagiakanmu adalah sembahyang terbaik bagi hidupku”—menjadi inti dari narasi yang dibangun: bahwa cinta dapat hadir dalam bentuk yang sakral, personal, dan penuh pengabdian.

Usman Arrumy sendiri memaknai cinta sebagai ruang refleksi yang dalam. Ia menyampaikan bahwa dalam mencintai orang lain, seseorang sering kali juga sedang memahami dirinya sendiri, bahkan menemukan keterhubungan dengan sesuatu yang lebih besar.

Dirilis Bertahap, Membentuk Perjalanan Emosional

“Sembahyang” menjadi pembuka dari keseluruhan perjalanan dalam EP ini. Ke depannya, Sunyiruri dan Figura Renata akan merilis empat lagu lainnya secara bertahap setiap minggu, membentuk lima babak cerita yang saling terhubung.

Pendekatan rilisan bertahap ini memberi ruang bagi pendengar untuk menyelami setiap karya secara lebih mendalam, sekaligus mengikuti perkembangan narasi yang dibangun dari satu lagu ke lagu berikutnya.

Sudah Tersedia di Platform Digital

Single “Sembahyang” resmi dirilis pada 17 April 2026 dan sudah dapat dinikmati di seluruh platform streaming musik digital. Proyek “Menyanyikan Usman Arrumy” pun menjadi salah satu rilisan yang layak dinantikan, menghadirkan perpaduan antara puisi dan musik dalam balutan yang jujur, reflektif, dan penuh makna.

Scroll to Top