INIS Rilis “Somebody to Love”, Tentang Keutuhan yang Hanya Bisa Ditemukan Bersama Orang Lain

INIS Rilis “Somebody to Love”, Tentang Keutuhan yang Hanya Bisa Ditemukan Bersama Orang Lain

Setelah memperkenalkan dirinya lewat “Dancing Thru The Fire”, INIS kembali dengan langkah berikutnya yang terasa lebih dalam dan lebih intim. Single kedua bertajuk “Somebody to Love” resmi dirilis pada 27 Maret 2026—sebuah karya yang melanjutkan narasi emosional menuju album debut Nocturne to Sunrise yang dijadwalkan hadir pada Mei mendatang.


Dari Kekuatan Diri ke Kebutuhan akan Kehadiran Lain

Ada benang merah yang dengan sadar dijaga INIS dalam perjalanan menuju album debutnya. Jika “Dancing Thru The Fire” berbicara tentang menemukan kekuatan dari dalam diri sendiri, maka “Somebody to Love” adalah kelanjutan yang terasa sangat alami dari pertanyaan yang mengikutinya: setelah kita belajar mencintai diri sendiri sepenuhnya, apa yang kita sadari selanjutnya?

Bahwa kita membutuhkan seseorang untuk berbagi. Untuk bertumbuh bersama. Untuk menghadapi dunia ini tidak sendirian.

“Somebody to Love” hadir sebagai jawaban atas pertanyaan itu—bukan dengan cara yang naif atau terlalu manis, melainkan dengan kejujuran yang sederhana dan reflektif tentang apa artinya menjadi manusia yang utuh.


Terinspirasi dari Kisah Adam dan Hawa

Di balik “Somebody to Love” tersimpan inspirasi yang tidak biasa untuk sebuah lagu pop—kisah Adam dan Hawa, yang di sini dibaca bukan sebagai cerita religius semata, melainkan sebagai narasi paling purba tentang kebutuhan manusia akan kehadiran orang lain.

Dari kisah itulah INIS dan Pamungkas—yang menulis sekaligus memproduseri lagu ini—membangun refleksi tentang makna keutuhan. Bahwa manusia, sejak awal mulanya, tidak diciptakan untuk sendiri. Ada bagian dari diri kita yang baru menemukan bentuknya yang paling utuh ketika bertemu dengan seseorang yang tepat.

Edited with Afterlight

“Yes, once we’ve learned to fully love ourselves, we realize we need— Somebody to Love.”

Satu kalimat yang merangkum keseluruhan jiwa lagu ini: cinta pada diri sendiri bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari kemampuan untuk benar-benar mencintai dan dicintai orang lain.


Nuansa yang Intim, Semesta yang Semakin Luas

Secara musikal, “Somebody to Love” memperluas semesta khas INIS yang selama ini dikenal puitis dan reflektif. Nuansa yang intim dan emosional menjadi fondasi lagu ini—sebuah pilihan yang terasa tepat untuk tema yang berbicara tentang kerentanan dan kebutuhan yang paling mendasar sebagai manusia.

Tangan Pamungkas sebagai penulis dan produser memberi lagu ini kedalaman yang terasa konsisten dengan identitas musikal yang sedang INIS bangun—tidak berlebihan, tapi tidak juga setengah-setengah dalam menyampaikan emosi yang ingin dihadirkan.


Pintu Menuju Nocturne to Sunrise

“Somebody to Love” bukan berdiri sendiri. Ia adalah bagian dari narasi yang lebih besar—satu kepingan dari Nocturne to Sunrise, album debut INIS yang akan hadir pada Mei 2026. Dua single yang sudah dirilis sejauh ini memberi gambaran yang cukup jelas tentang apa yang sedang dibangun: sebuah album yang bergerak dari kegelapan menuju cahaya, dari pencarian diri menuju penerimaan, dari sendiri menuju saling menemukan.

Edited with Afterlight

Dan jika “Dancing Thru The Fire” adalah percikan pertama dari perjalanan itu, “Somebody to Love” adalah momen ketika api itu mulai terasa lebih hangat—bukan membakar, melainkan menerangi.

“Somebody to Love” kini tersedia di seluruh platform musik digital.

Scroll to Top