Trio soul asal Surabaya, Thee Marloes, kembali melangkah dalam fase baru perjalanan musikal mereka lewat perilisan single terbaru bertajuk “Di Hotel Malibu”. Lagu ini dijadwalkan rilis pada 30 Maret 2026, sekaligus menjadi title track dari album kedua mereka yang akan hadir pada Mei 2026 melalui label asal Amerika Serikat, Big Crown Records.

Single ini melanjutkan narasi yang sebelumnya dibuka lewat “Under The Silver Moon”, namun dengan pendekatan yang berbeda—lebih ringan, hangat, dan terasa mengalir tanpa beban.
Cerita Pertemuan Tak Terduga yang Terasa Akrab
Berbeda dari single sebelumnya yang bernuansa melankolis, “Di Hotel Malibu” justru menangkap sisi sederhana dari kehidupan: pertemuan tak terduga dengan orang asing yang terasa begitu dekat.
Melalui lirik berbahasa Indonesia, Thee Marloes mengangkat momen-momen kecil yang sering terjadi namun jarang disadari—bahwa koneksi manusia bisa hadir di waktu dan tempat yang tidak pernah direncanakan.
Lagu ini terasa seperti potongan cerita singkat, namun memiliki resonansi emosional yang luas dan relatable bagi banyak orang.
Nuansa Soul Santai dengan Sentuhan Yacht Rock
Secara musikal, “Di Hotel Malibu” bergerak bebas di antara soul, yacht rock, dan pop, menciptakan warna yang santai namun tetap kaya detail.
Aransemen lagu ini terasa hidup lewat:
- Permainan hand drums dan ritme perkusi yang dinamis
- Gitar dengan karakter chank yang tajam dan groovy
- Sentuhan flute ringan yang memberi nuansa hangat
Semua elemen tersebut menyatu dengan vokal khas Natassya Sianturi yang lembut dan bercahaya, menjadi identitas kuat dalam keseluruhan lagu.
Menariknya, lagu ini lahir dari proses kreatif yang spontan di studio—bahkan disebut sebagai salah satu karya yang paling mudah mereka tulis dalam beberapa tahun terakhir.
Menuju Album Kedua yang Lebih Luas dan Fleksibel

Lewat “Di Hotel Malibu”, Thee Marloes semakin menunjukkan eksplorasi musikal yang lebih luas di album kedua mereka. Jika sebelumnya mereka banyak bercerita tentang jarak dan perasaan yang kompleks, kini mereka mulai merangkul cerita-cerita yang lebih ringan namun tetap bermakna.
Dari refleksi personal hingga momen kebetulan yang sederhana, semuanya dirangkai menjadi satu narasi yang utuh dan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dari Surabaya untuk Dunia
Menjelang perilisan album, Thee Marloes juga sempat membagikan kejutan untuk para penggemar lewat live session lagu “I’d Be Lost” yang direkam langsung di Diamond Mine, New York. Hal ini semakin menegaskan langkah mereka yang kian mendunia.
Dengan karakter musik yang jujur, hangat, dan autentik, Thee Marloes terus membuktikan bahwa mereka adalah salah satu nama yang patut diperhitungkan di kancah musik global.
Single “Di Hotel Malibu” akan tersedia di seluruh platform digital mulai 30 Maret 2026, menjadi gerbang menuju album kedua yang telah dinantikan.


