Meltic Rilis Single Terbaru “Risau”, Potret Kerinduan dan Jarak dari Rumah

Sebuah Lagu Tentang Sunyi, Keluarga, dan Perjuangan untuk Tetap Kuat

Duo pop asal Solo, Meltic, kembali merilis karya terbaru mereka berjudul “Risau”, sebuah lagu yang mengangkat realitas emosional tentang berada jauh dari rumah dan keluarga. Single ini resmi dirilis pada 9 Januari 2026 dan kini telah tersedia di seluruh platform streaming musik digital.

“Risau” hadir sebagai lagu yang lahir dari momen-momen sunyi di antara rutinitas dan kerinduan—dari keheningan setelah panggilan telepon berakhir, ruang kosong di meja makan, hingga rasa kehilangan yang muncul ketika jarak memisahkan dengan orang-orang terkasih.

Tentang Meltic dan Perjalanan Bermusik Mereka

Meltic merupakan duo pop yang dibentuk pada tahun 2010 oleh Aziz Indro dan Fajri Nosa. Sejak awal, Meltic dikenal dengan musik pop yang kuat pada lirik dan makna. Dalam perjalanan kariernya, Meltic telah merilis dua EP, Tujuh Belas (2011) dan The Chocolate Chance OST (2017), serta satu album penuh bertajuk Romantika (2014).

Selain karya-karya tersebut, Meltic juga konsisten merilis single, termasuk “Selaras Dunia” yang dirilis pada Juni 2025. Kehadiran “Risau” menjadi kelanjutan dari fase produktif mereka, sekaligus mempertegas identitas Meltic sebagai duo yang mengedepankan kejujuran emosi dalam setiap karya.

Lagu yang Lahir dari Pengalaman Pribadi

Single “Risau” ditulis langsung oleh Aziz Indro dan Fajri Nosa berdasarkan pengalaman personal mereka. Lagu ini menangkap emosi yang kerap dialami secara diam-diam—tentang perjuangan untuk tetap kuat, harapan untuk selalu bersama keluarga, serta doa-doa yang sering tak terucapkan.

Secara khusus, “Risau” merepresentasikan perasaan banyak ayah yang harus berada jauh dari rumah demi tanggung jawab, namun tetap memendam rindu dan kegelisahan yang sama.

Proses Produksi dan Pendekatan Musikal

Dalam proses kreatifnya, Meltic bekerja sama dengan Albesya Iqbal sebagai produser, serta Rizky Hendra yang menangani proses mixing dan mastering. Aransemen musik dalam “Risau” dibangun secara sederhana namun emosional, memberi ruang bagi lirik untuk berbicara dan menyampaikan rasa dengan jujur.

Pendekatan ini membuat “Risau” terasa intim dan dekat, seolah menjadi suara hati bagi siapa pun yang pernah merasakan jarak, rindu, dan kegundahan yang sama.

Ajakan untuk Pulang dan Tidak Merasa Sendiri

“Risau” menjelma menjadi lagu pengingat—bahwa perasaan gundah tidak dijalani sendirian, dan bahwa rumah selalu menjadi tempat untuk kembali. Meltic berharap lagu ini dapat menemani pendengar yang tengah berjuang jauh dari keluarga, sekaligus menjadi penguat di tengah sunyi.

Scroll to Top